Tuhan Yesus Membuat Kita Sulit Masuk Neraka


Allah Mahatahu. Dengan ke-mahatahu-annya, Dia dapat mengetahui bahwa manusia pasti akan mengkhianatiNya saat mereka diciptakan. Tetapi mengapa Allah nekat menciptakan manusia? Alasannya hanya satu. Allah sangat mencintai kita. Cinta yang begitu besar, sehingga melupakan segala kelemahan kita.

Tetapi satu ganjalan besar menghadang. Allah itu adil dan Allah adalah kudus. Keadilannya menuntut setiap pemberontakan padaNya harus dijatuhi hukuman sedangkan cinta dari manusia membuat mereka mendapat ganjaran. Ke-kudusan Allah juga tidak memperkenankan kekotoran sekecil apapun ada di hadapanNya, sebab ke-kudusanNya akan memusnahkan kekotoran itu. Ke-kudusanNya juga yang membuat pintu surga ditutup ketika Adam dan Hawa melakukan dosa pertama.

Allah tahu bahwa hukuman dari pengkhianatan terhadap cinta-Nya demikian besar. Sebegitu besarnya sampai manusia macam manapun tidak akan sanggup  Lantas bagaimana cara Allah dapat menyelamatkan manusia agar Ia dapat mengampuni mereka?

Karena manusia tidak dapat mengatasi hukuman Allah, maka Allah mengutus salah satu pribadi dari diriNya sendiri untuk menggantikan manusia menerima hukuman. Pribadi Allah itu kita kenal sebagai Allah Putera yang mempunyai nama Yesus ketika ia ber-inkarnasi sebagai manusia di bumi.

Sebelum Yesus wafat, jiwa-jiwa yang seharusnya mendapat ganjaran surga karena kebaikannya selama di dunia masih menunggu di depan pintu surga, karena meskipun mereka baik tetapi dosa asal yang dibuat oleh Adam dan Hawa belum dibayar oleh manusia. Saat Yesus wafat, maka terbukalah pintu surga untuk jiwa-jiwa. Segala dosa dibersihkan dengan darah dan air Tuhan Yesus yang tertumpah di kayu salib.

Allah Bapa tahu bahwa meskipun dosa asal Adam dan Hawa sudah dibayar, tetapi manusia masih sering lemah ketika memerangi dosa, maka Allah Bapa membuat sakramen-sakramen gereja. Baptis adalah sakramen pertama yang harus dijalankan manusia sebagai tanda penghapusan dosa asal. Berikutnya adalah sakramen Krisma yang menguatkan manusia karena penyelenggaraan Roh Kudus Allah dalam dirinya.

Allah tahu manusia membutuhkan pengampunannya setiap kali mereka berbuat dosa. Sakramen Pengakuan dosa adalah sakramen yang benar-benar menunjukkan KerahimanNya.Allah ingin manusia kudus di setiap waktu hidupnya. Manusia adalah diciptakan sesuai gambaran Allah. Jika Allah adalah kudus, bukankah manusia harus sekudus Dirinya?

Indulgensi adalah hal besar lainnya yang dirancang Allah agar manusia terhindar dari beban dosa. Gereja, atas nama Allah, membuat banyak sekali hal-hal yang mendatangkan indulgensi. Perbuatan-perbuatan yang dilakukan untuk melakukan indulgensi tadi juga tak berat-berat amat. Berdoa Bapa Kami dan Salam Maria untuk itensi Paus saja sudah mendatangkan indulgensi, lho.

Allah adalah Kudus maka bersatu dengan yang Kudus membuat manusia kudus juga. Allah Bapa memerintahkan PuteraNya untuk menyelenggarakan Misa Kudus. Bahkan Yesus juga "terpenjara" dalam tabernakel di setiap gereja Katolik di seluruh dunia. Roti dan Anggur yang di-konsekrasi akan menjadi Tubuh dan Darah Tuhan Yesus. Makan Hosti Kudus tersebut berarti memasukkan Tuhan Yesus secara fisik ke dalam badan kita dan  bersinggungan dengan Tuhan secara fisik  Bayangkan, Tuhan rela menjadikan diriNya makanan agar kita selalu kudus. Dengan demikian Misa Ekaristi adalah Sakramen sebab Tuhan sungguh-sungguh hadir.

Pada saat kita dalam bahaya kematian, Tuhan Yesus juga turut hadir lewat sakramen pengurapan orang sakit. Tuhan disamping kita saat kita menderita. Adalah keputusan Tuhan Yesus apakah akan menyembuhkan kita atau mengajak kita untuk tinggal bersamaNya. Apapun keputusan itu, baik adanya karena Tuhan lebih tahu apa yang terbaik bagi kita. Viatikum atau hosti terakhir di saat kita menjelang ajal adalah alat perang kita yang terakhir saat Iblis menyerang kita untuk terakhir kalinya di akhir hidup kita. Ingatlah satu hal. Iblis hanya dapat membujuk, kita sendirilah yang memutuskan untuk mengikuti Yang Mencintai Kita: Yesus, atau turut bersama iblis ke neraka.

Marilah kita memanfaatkan segala alat perang yang diberikan Tuhan pada kita. Marilah kita memerangi dosa dengan bantuan malaikat pelindung kita (hei... ini juga salah satu kebaikan Allah, kita diberi malaikat pelindung sejak kita kecil). Allah tidak dapat memaksa kita. Jika kita tidak memakai alat-alat perang tadi, Allah juga tidak dapat melakukan apa-apa lagi.

Tuhan Yesus Membuat Kita Sulit Masuk Neraka Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Good Dreamer
Powered by Blogger.